Tampilkan postingan dengan label Sudut Pandang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sudut Pandang. Tampilkan semua postingan

Ekspresi Kelulusan Pelajar

on 8 Juni 2012
Liburan.. hmm..  Dipergantian tahun ajar para pelajar mutlak untuk libur. Saat ini saya tidak akan membahas apa saja yg biasanya dilakukan pelajar untuk mengisi liburan setiap tahunnya, ataa pengalaman saya sendiri. Dengan tema wajib bulan juni ini, saya terfikirkan untuk memotret mengenai kelulusan adek-adek smp atau sma di magelang atau jogja pada khususnya. Karena saya sendiri disetiap liburan kegiatannya juga monoton, dirumah saja. mungkin sedikit sekali hal-hal menarik yang perlu dibahas.

Nikah Itu?

on 27 Mei 2012
"Manusia dilahirkan untuk saling berpasang-pasangan." Begitulah kata Kyai Sejuta Umat, seingat saya saat beliau tausyah. Dan menikah itu menyempurnakan Iman Islam.

Perjalanan sampai saat ini pengetahuan saya, ada 2 tipe proses menuju pernikahan yang saya tangkap. Yang pertama adalah mengenal, pendekatan, pacaran, nikah.

Sederhana dan Mulai Membuahkan Hasil

on 21 Mei 2012
Sejelek-jeleknya Orang Tua, mereka menginginkan semua anaknya jadi orang2 sukses dan berguna bagi sesama. Mentas dari Sekolah dan bisa mandiri menghidupi hidup. Jadi nggak perlu khawatir ketidak respekan mereka didepan kita, sebenarnya dibelakang mereka selalu mendoakan. Percayalah.

Sempat menghantui didalam hati dan pikiran, mohon maaf, saya bosan hidup dirumah. Kenapa? karena saya malu sekali dengan kata-kata perintah, kritikan-kritikan yang selalu muncul distiap harinya. Seperti anak kecil saja. Kadang keegoisan muncul untuk ingin bertindak sesuka hati dan berpkir bahwa kitalah yang paling benar.

Nggak Suka Novel, Bolehkah Jadi Penulis?

on 20 Mei 2012

Meskipun seumuran saya masih dianggap Muda, namun kata penulis pernah muncul di hati dan pikiran saya semasa kuliah semester awal, sekitar tahun 2008. Saya rasa nggak ada salahnya punya impian jadi penulis, meski itu cuman sebatas mimpi doang. Dari tahun itu sampai sekarang saja postingan di blog pribadi ini nggak nyampe 3 digit. Gimana mau jadi penulis coba. Mustahil. Tapi entah kenapa sampai saya menulis postingan ini saya masih yakin sekali, kalau suatu saat nanti saya bakalan nerbitin buku karangan saya sendiri.

Untuk Apa Hidup?

on 30 November 2011
Sudah sewajarnya manusia hidup mengalami perubahan. Entah itu karena lingkungan yang memberikan dampak kekita, ataukah perubahan itu suatu bentuk dari ikhtiar mencapai impian kita sendiri. Di masa transisi yang dirasakan dari seorang penuntut ilmu 'mahasiswa' menjadi seorang 'pekerja' setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda.

Dari kecil kita diajarkan untuk menuntut ilmu agar kelak menjadi orang. Orang disini orang standart, punya kerjaan, punya rumah, kendaraan dan punya keluarga yang sejahtera.

trotoar Pecinan ! = trotoar malioboro lagi!

on 7 November 2011
Bagi warga Magelang pastilah tidak asing dengan PECINAN. Sederetan Ruko yg mayoritas pemiliknya orang cina. dimana banyak pula pedagang kaki lima berasal dari pribumi Magelang yang mangkal berhadapan dengan toko-toko orang cina. Mereka turut mengiringi perjalan orang dari alun2 sampai pasar rejowinangun.

setiap orang punya cerita sendiri sendiri megnenai bangunan di tengah kota magelang ini. dan pastinya unik dengan cerita yang lain. Saya sebagai salah seorang bukan asli kota magelang pun punya cerita

ARTOS, AMPLAZnya Magelang

on 11 Oktober 2011

ARTOS, pikiran awal kok kearah Duit, duite wong jowo krama.

Mall yg dibangun di daerah mertoyudan, tepat di simpang 4 antara kota magelang dan kabupaten magelang ini sangatlah cepat dalam pembangunannya. kenapa? karena pas lewat mertoyudan tiba-tiba saja sudah ada banguna besar di pinggir jalan. Secara saya sendiri bbolak balik Jogja-Magelang nggak pernah lewat mertoyudan kota.

Artos merupakan sebuah alternatif area pembelanjaan bagi mereka2, mungkin yang sudah bosen maen di Gardena ama Matahari yg ada ditengah Kota Magelang. Yang saya lihat, perkembangan bangunan toko "arena jual beli" dari lulus SMA sampai sekarang mengalami pertumbuhan

Gethukan dengan Polaris

on 21 Desember 2010
Sebuah kehormatan untuk Pendekar Tidar yg telah diundang meramaikan acara HUT Polaris kemarin Minggu tgl 19 Desember di Pendopo BPLK Kota magelang. Ini adalah gagasan yang sangat bagus dari pihak Polaris untuk memberikan suatu wadah bagi Komunitas-komunitas yang khususnya dari Magelang sendiri. Hal ini sangatlah menguntungkan bagi kedua belah pihak, dari pihak polaris mereka mampu memeriahkan HUT mereka sedangkan untuk komunitas bisa sebgai suatu ajang unjuk gigi memperkenalkan Komunitasnya.


Menurut saya hal tersebut perlu dilestarikan dan dikembangkan serta didukung, dengan ergabungnya komunitas, saling mengenal kitas semua mampu membentuk suatu sinergi untuk memajukan kota magelang pada umumnya dan mensejahterakan Komunitas itu sendiri pada khususnya. Kita pastinya akan lebih semangat dan termotivasi jika sebuah komunitas yg bisa dikatakan rumah dan keluarga berkumpul dan tumbuh dikenal dan diakui di masyarakat.

lambang untuk PT di Stiker

Saya sendiri merasa sangat senang sekali seketika mengenakan baju Blogger berwana hitam itu saat keluar dari arena acara Polaris, tiba2 dijalan disapa oleh seseorang dan langsung menayakan "Endi Stikere Blogger Magelang". mungkin itu hal sepele tapi inilah merupakan awal bahwa Blogger Magelang"Pendekar tidar" sudah mulai dikenal. :) dengan hanya memberikan selembar stiker selain kita merasa senang membuat orang senang, hal tersebut juga promosi gratis agar Blogger juga mulai dikenal Masyarakat. Hal tersebut membuka kemungkinan untuk "Magelang Go Blog" sesuai dengan visi Pendekar Tidar.

Gethuk Gondok

Tidak kalah juga dengan disajikannya Gethuk Gondok di Stand Pendekar Tidar yang beda tepat disamping stand Kaskus, makanan Khas magelang ini mampu memberikan daya tarik sendiri bagi para pengunjung, karena kita menyuguhkan gratis bagi pengunjung. Dengan itu kita juga membagikan stiker, Buletin, Bookmark dan sedikit informasi pendekar tidar, tak lupa juga untuk mengisi buku tamu.

Pendekar Tidar berkunjung di Komunitas Kurobara

Setelah berjalan sekitar 1/2 acara, Pendopo mulai sepi pengunung, karena kita tidak betah duduk dibelakang meja, kemudian kita punya insisatif untuk menawarkan gethuk itu keseluruh Komunitas yang hadir disitu dan sekalian kita untuk berkenalan dan memperkenalkan diri tak lupa juga berfoto bersama. memang tidak salah kalo Gethuk sebagai penyambung silaturohmi. :D

Dengan beberapa Pengunjung kita juga ada harapan ada orang yg tertarik dan ingin bergabung dangan PT, dan alhamdulillah ada 1 orang yang pengen bergabung dan dia ingin untuk dihubungi. hehe, mantab. padahal kita juga belum presentasi loh, liat album jjga ndak, dan saya tanyakan dia memang suka nulis dan ngeblog.

Pendekar Tidar dengan Komunitas Megapro

oya Komunitas yang hadir di acara Polaris ada banyak sekali macam komunitas, group band dan klub seperti Kaskus Guyub Magelang, Robotik Science Club, Kurobara, Magic Cyndicate, Topeng Ireng Bocah Rimba, B Boy Dancer, Angklung SMA Muhi, Skater, J Rock Star Magelang, Lapies Leghiet, Innocent, Permaisuri, Tari Kreasi, Magelang Jazz Community dan tak ketinggalan Komunitas Blogger Magelang – Pendekar Tidar dan masih banyak yang lainnya.

Harapan dari saya hubungan Blogger Magelang dengan Polaris adalah tetap adanya suatu sinergi dan kerjasama yang sama2 saling menguntungkan. mungkin saja setelah kita diundang diacra mereka, saat kita punya acara juga ikut mengundang dan menggandeng Polaris sebagai partner.
dan harapan dengan komunitas lain di Magelang adalah semakin solidnnya Masing komunitas sehingga memuncul sebuah gagasan untuk sama2 memajukan magelang sesuai dengan bidang atau Komunitas itu sendiri dan tentunya saling bersinergi. :)

Maju terus Magelang, Maju terus Pendekar Tidar. !

Cucu panggil kakek dengan sebutan adek ??

on 20 September 2010

Sebuah kejadian yang aneh tapi tidak juga aneh. Seorang wayah (cucu) memanggil mbahnya (kakek) dengan sebutan Dek. Dan itu benar2 terjadi dalam keluarga besar. Secara hierararki keluarga seharusnya A memanggil B dengan sebutan Kakek, karena dari sisi umur A lebih tua maka memanggil B dengan sebutan Dek. Hua hua..

Kadang kita sering bertemu dengan seseorang mungkin diya adalah teman satu komunitas, satu sekolah, satu kuliah, satu perjuangan, secara tidak mengerti hierarki mereka masing keatas ayah, kakek, kakek buyut sehingga suatu paseduluran tidaklah akan terjalin lebih dalam lagi.

Seandainya kita tahu hierarki keluarga sebenarnya pastilah akan tertawa sendiri anak bayi aja sudah disebut dengan pak. Ya begitulah. Tapi sayangnya paseduluran keluarga besar tidakalah bisa dijaga hierarkinya. Ntah karena udah mikirin hidupnya sendiri, sibuk atau apalah.

Ada beberapa penyebab saudara sendiri menjadi orang lain (versi saya) :

1. Seorang ayah atau ibu tidak mengenalkan kepada anaknya hierarki keluarga kakek atau neneknya. Sehingga sampai besar setelah ayah atau ibu meninggal mereka merasa hidup sendiri didunia.

2. Budaya sekarang tidak mendukung untuk bisa mempererat tali persaudaraan. Banyak yg super sibuk, gengsi karena saudara tidak seberuntung dengan kita ekonomi kehidupannya.

3. tiap-tiap RT tidak pernah saling berkunjung ke RT lainnya yg masih saudara.

4. Budaya menghormati yang lebih tua dengan sebutan yang sesuai sudah tidak dilestarikan. Dengan ponakan (anak Pak Dhe) mesti lebih kecil dari kita, seharusnya kita tetap memanggilnya dengan sebutan Mas atau Mbak, sesuai dengan hierarkinya.

Jujur saya sendiri juga agak canggung jika memanggil seorang bayi kok dengan sebutan Pak. Tapi ya inilah akibatnya karena kita sendiri tidak terlatih dan membiasakannya. Kita memanggil bayi dengan sebutan Pak ini berarti kita juga menghormati ayahnya (Pak Dhe), ini juga berarti menghormati kakek kita sendiri, ini berarti juga menghormati orang tua kita, dan terakhir ini juga menghormati diri kita sendiri.

Cobalah mulai dari ayah kita sendiri, siapa ayah beliau, namanya anak2nya yang lain tinggal dimana, dapet pasangan siapa dari mana. Hal yang sepele tapi jika tidak kita usahakan mengerti, hidup kita seperti hidup sendiri. Buatlah hierarkidari kakek kebawah. Informasi ini bisa ditanyakan kepada ayah kita sendiri atau orang lain.

Selagi masih ada bau idul fitri, ini momen yg bagus untuk memulai kita ber silaturahmi dengan keluarga kakek kita sendiri.

Jagalah paseduluran kita terutama dengan saudara sedarah dengan kita dari kakek atau pun kakek buyut kita. Siapa tahu kalo kita urut kita keturunan seorang bangsawaan. Kan bisa buat kita lebih semangant dalam hidup ini.. hehhehe...

Semoga bermanfaat :D

Fitrah Blogger untuk berkumpul dan berbagi

on 21 Juni 2010

Apalah arti hidup ini kalau tidak bersaudara, berkumpul dan bersosialisasi. Sebuah komunitas apapun saya yakin, semangat yang mereka peroleh adalah dari kebersamaan. Karena kebersamaan atau berkumpul merupakan suatu fitrah milik manusia itu sendiri. Berkomunitasnya seseorang hanyalah sebuah keinginan untuk diterima, dikenal dan mungkin juga untuk berbagi.

Kadang motivasi seseorang berkomunitas hanyalah untuk suatu kebanggaan saja. seharusnya sebisa mungkin dengan Berkomunitas bisa meningkatkan dan mengembangkan potensi apapun yg ada dalam diri diluar suatu ikatan instansi atau kerja. Bebas dalam berekspresi sesuai dengan koridor tentunya.

Pas sekali rasanya jika satu peminat sesuatu disatukan dalam suatu wadah. Pastinya mereka bisa saling bertukar pengalaman, sama- sama menggali ide untuk selalu maju dan bisa menikmati hidup.

Blogger juga manusia. Peminat dunia maya yang sebagian besar narsis2 semua ini berkomunitas dan bervisi. Paseduluran tanpa Batas, kata yang begitu mengglobal sehingga dari latar belakang apapun bisa bergabung di Komunitas ini.

Berdirinya suatu perkumpulan dengan pondasi untuk sesuatu yang bermanfaat untuk sekitar, insyaallah akan selalu langgeng. Ini tentunya didasari dengan keikhlasan yang benar-benar tulus, tanpa pamrih. Dengan mengadakan agenda2 yang bermanfaat seperti pengadaan perpustakaan, pengenalan wisata melalui blog, seminar pendidikan, melakukan pelatihan blog untuk pelajar, tentu saja ini merupakan suatu kepuasan batin sendiri ntuk komunitas yang berhasil.

Sebenarnya keeksisan itu suatu hal dampak dari apa yang telah dilakukan orang tersebut. Namun jika niat kita melakukan sesuatu untuk eksis, justru sulit untuk bisa terkenal, mugkin bisa tapi tidakkan lama.

Blogger berkomunitas merupakan sesuatu yang perlu diacungi jempol, meskipun segelintir orang belum tahu apa itu blogger, komunitas ini sangat bermanfaat untuk kemajuan pribadi, komunitas itu sendiri, kota asal, pendidikan, penulisan dan lainnya.

Mari siapapun juga, janganlah pandang sebelah mata. Kita berkomunitas bukanlah untuk suatu keeksisan belaka, komunitas yang berguna, untuk kemajuan sosial, pendidikan. Dengan kebersamaan kita mampu berdiri dan mengibarkan bendera Blogger untuk kemajuan Magelang.