Tampilkan postingan dengan label Wajib Posting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wajib Posting. Tampilkan semua postingan

Blogger

on 21 Oktober 2012
Apasih arti sesungguhnya blogger itu? Hingga banyak sekali muncul komunitas blogger.

Blogger adalah orang yang memiliki blog. Blog ini dicipatakan karena ada dorongan mengapa membuat blog.

Secara umum membuat blog itu karena ingin mencurahkan segala pemikiran pribadi kedalam sebuah tulisan yang berupa opini maupun keeksisan di dunia nyata. Namun Pembuatan Blogger ada yang dengan tujuan komersil. baik iklan independent, PPC atau afiliasi.

Tidak Puasa Kok Bangga

on 29 Juli 2012
Di pinggir jalan yang lumayan rame. terlihat seorang laki2 muda sedang menyantap hidangan di siang yang panas. Nikmat sekali rupanya. Datanglah seorang yang masih satu kampung. "we... kamu kok makan? kamu ndak puasa? ",, dia menjawab dengan bangganya.. "tidak pak... " dengan wajah ceria seakan2 baru diberi pujian..

Ekspresi Kelulusan Pelajar

on 8 Juni 2012
Liburan.. hmm..  Dipergantian tahun ajar para pelajar mutlak untuk libur. Saat ini saya tidak akan membahas apa saja yg biasanya dilakukan pelajar untuk mengisi liburan setiap tahunnya, ataa pengalaman saya sendiri. Dengan tema wajib bulan juni ini, saya terfikirkan untuk memotret mengenai kelulusan adek-adek smp atau sma di magelang atau jogja pada khususnya. Karena saya sendiri disetiap liburan kegiatannya juga monoton, dirumah saja. mungkin sedikit sekali hal-hal menarik yang perlu dibahas.

Bukan Reportase LMSP 2012

on 17 Mei 2012
Alhamdulillahirobbil'alamin, pada akhirnya LMSP2012 sampai pada acara puncaknya yaitu Seminar Pendidikan yang digelar kemaren tanggal 6 Mei  di Gedung Wanita, Kota Magelang. Acara ini merupakan rangkaian acara LMSP yang dimulai dengan Kompetisi Menulis yang melibatkan Pelajar-pelajar Se-Magelang Raya. LMSP itu sendiri adalah event tahunan dari Komunitas Blogger Magelang yang selain memeriahkan hari ulang tahun PT pada 11 April, juga turut meramaikan Hari Pendidikan Nasional yaitu tanggal 2 Mei.

Perjalanan Pendekar Tidar 2011 #1

on 30 Desember 2011
Kehidupan manusia di dunia ini pasti ada pasang dan surutnya, kadang semangat menjalan seuatu hingga kadang kita merasa loyo dan gagal. tapi memang begitulah kehidupan. Seperti halnya dengan gerak roda komunitas. Namun dibalik semua itu tentu tinggal bagaimna kita menyikapinya.

Pada postingan kali ini akan dibahas mengenai perjalan komunitas Blogger Magelang "Pendekar Tidar" di dunia maya maupun dunia nyata pada tahun 2011. Hanya saja ini sebagian dari

Bodho Cilik po Bodho Gedhe?

on 8 November 2011
"Cah, nek kowe seneng bodho cilik po bodho gedhe?".
"hayo bodo gedhelah, mesti lak rame."
"nek aku milih bodho cilik, wong akeh duite."
hehehe.. tanya jawab sedrhana anak kecil,, anak kecil itu dengan keramaian, perkumpulan pastilah senang sekali, karena itu juga salah satu nurani manusia yang ingin berkumpul. Tapi anak kadang berfikir beda, apa sampeyan tahu perbedaan Bodho gedhe dan bodho cilik.??

ARTOS, AMPLAZnya Magelang

on 11 Oktober 2011

ARTOS, pikiran awal kok kearah Duit, duite wong jowo krama.

Mall yg dibangun di daerah mertoyudan, tepat di simpang 4 antara kota magelang dan kabupaten magelang ini sangatlah cepat dalam pembangunannya. kenapa? karena pas lewat mertoyudan tiba-tiba saja sudah ada banguna besar di pinggir jalan. Secara saya sendiri bbolak balik Jogja-Magelang nggak pernah lewat mertoyudan kota.

Artos merupakan sebuah alternatif area pembelanjaan bagi mereka2, mungkin yang sudah bosen maen di Gardena ama Matahari yg ada ditengah Kota Magelang. Yang saya lihat, perkembangan bangunan toko "arena jual beli" dari lulus SMA sampai sekarang mengalami pertumbuhan

Cucu panggil kakek dengan sebutan adek ??

on 20 September 2010

Sebuah kejadian yang aneh tapi tidak juga aneh. Seorang wayah (cucu) memanggil mbahnya (kakek) dengan sebutan Dek. Dan itu benar2 terjadi dalam keluarga besar. Secara hierararki keluarga seharusnya A memanggil B dengan sebutan Kakek, karena dari sisi umur A lebih tua maka memanggil B dengan sebutan Dek. Hua hua..

Kadang kita sering bertemu dengan seseorang mungkin diya adalah teman satu komunitas, satu sekolah, satu kuliah, satu perjuangan, secara tidak mengerti hierarki mereka masing keatas ayah, kakek, kakek buyut sehingga suatu paseduluran tidaklah akan terjalin lebih dalam lagi.

Seandainya kita tahu hierarki keluarga sebenarnya pastilah akan tertawa sendiri anak bayi aja sudah disebut dengan pak. Ya begitulah. Tapi sayangnya paseduluran keluarga besar tidakalah bisa dijaga hierarkinya. Ntah karena udah mikirin hidupnya sendiri, sibuk atau apalah.

Ada beberapa penyebab saudara sendiri menjadi orang lain (versi saya) :

1. Seorang ayah atau ibu tidak mengenalkan kepada anaknya hierarki keluarga kakek atau neneknya. Sehingga sampai besar setelah ayah atau ibu meninggal mereka merasa hidup sendiri didunia.

2. Budaya sekarang tidak mendukung untuk bisa mempererat tali persaudaraan. Banyak yg super sibuk, gengsi karena saudara tidak seberuntung dengan kita ekonomi kehidupannya.

3. tiap-tiap RT tidak pernah saling berkunjung ke RT lainnya yg masih saudara.

4. Budaya menghormati yang lebih tua dengan sebutan yang sesuai sudah tidak dilestarikan. Dengan ponakan (anak Pak Dhe) mesti lebih kecil dari kita, seharusnya kita tetap memanggilnya dengan sebutan Mas atau Mbak, sesuai dengan hierarkinya.

Jujur saya sendiri juga agak canggung jika memanggil seorang bayi kok dengan sebutan Pak. Tapi ya inilah akibatnya karena kita sendiri tidak terlatih dan membiasakannya. Kita memanggil bayi dengan sebutan Pak ini berarti kita juga menghormati ayahnya (Pak Dhe), ini juga berarti menghormati kakek kita sendiri, ini berarti juga menghormati orang tua kita, dan terakhir ini juga menghormati diri kita sendiri.

Cobalah mulai dari ayah kita sendiri, siapa ayah beliau, namanya anak2nya yang lain tinggal dimana, dapet pasangan siapa dari mana. Hal yang sepele tapi jika tidak kita usahakan mengerti, hidup kita seperti hidup sendiri. Buatlah hierarkidari kakek kebawah. Informasi ini bisa ditanyakan kepada ayah kita sendiri atau orang lain.

Selagi masih ada bau idul fitri, ini momen yg bagus untuk memulai kita ber silaturahmi dengan keluarga kakek kita sendiri.

Jagalah paseduluran kita terutama dengan saudara sedarah dengan kita dari kakek atau pun kakek buyut kita. Siapa tahu kalo kita urut kita keturunan seorang bangsawaan. Kan bisa buat kita lebih semangant dalam hidup ini.. hehhehe...

Semoga bermanfaat :D